Tiga Langkah Konkret Kemenpar Lindungi Raja Ampat dari Ancaman Tambang Nikel

wisata | 06 Juni 2025 09:38

“Salah satu inisiatif utama adalah mendorong quality tourism yang berbasis keberlanjutan dan investasi hijau,” ujar Widiyanti.

 

Sebelumnya, ratusan warga tergabung dalam Aliansi Jaga Alam Raja Ampat (ALJARA) menggelar aksi damai (26 Mei) menolak izin tambang PT Mulia Raymond Perkasa di Pulau Batang Pele dan Manyaifun wilayah yang berbatasan langsung dengan zona konservasi laut.

 

Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, saat ini terdapat lima izin usaha pertambangan (IUP) di wilayah Raja Ampat. Satu perusahaan masih aktif beroperasi: PT Gag Nikel, anak usaha BUMN PT Antam, yang berada di Pulau Gag.

 

 

Dengan gerakan bersama dari masyarakat, pemerintah pusat, dan daerah, masa depan Raja Ampat sebagai warisan laut dunia masih bisa diselamatkan. Komitmen untuk keberlanjutan menjadi satu-satunya jalan menjaga Raja Ampat tetap lestari, alami, dan menawan untuk generasi mendatang. (ivan)