BANYUWANGI, PustakaJC.co – Wisata edukasi Ijen Farmhouse di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur, kian diminati wisatawan, khususnya keluarga yang membawa anak-anak. Mengusung konsep kebun binatang mini berpadu ruang terbuka hijau, destinasi ini menjadi alternatif wisata edukatif saat akhir pekan maupun libur panjang.
Berada di lereng Gunung Ijen dan berjarak sekitar 16 kilometer dari pusat Kota Banyuwangi, Ijen Farmhouse menawarkan pengalaman berbeda. Anak-anak tidak hanya melihat hewan dari kejauhan, tetapi dapat berinteraksi langsung, mulai dari memberi makan hingga mengenal jenis-jenis hewan. Dilansir dari surabayapagi.com, Jumat, (9/1/2026).
General Manager Ijen Farmhouse Banyuwangi, Indra Iwan Putra, mengatakan destinasi ini hadir untuk menjawab kebutuhan ruang terbuka hijau yang edukatif dan ramah anak. Salah satu daya tarik utamanya adalah kehadiran karakter hewan yang akrab bagi anak-anak, seperti domba yang dijuluki pengunjung sebagai “Shaun the Sheep.”
“Wisata ini masih baru dibuka. Anak-anak bisa berinteraksi langsung dengan hewan, memberi makan sayuran, dan belajar mengenal satwa. Ini satu-satunya wisata seperti ini di kawasan Tapal Kuda,” ujar Indra, Minggu, (4/1/2026).
Selain domba asal Swiss, Ijen Farmhouse juga menghadirkan alpaca dan kuda poni yang didatangkan dari luar negeri. Saat libur Tahun Baru, destinasi ini tercatat telah dikunjungi ribuan wisatawan dari berbagai daerah, dengan dominasi keluarga dan anak-anak.
Keberadaan Ijen Farmhouse diharapkan dapat menjadi sarana wisata edukasi sekaligus rekreasi yang mendukung pembelajaran luar ruang bagi anak-anak. (ivan)