Galeri Soekarno Kecil Hadir di Mojokerto, Wisata Sejarah Baru Berbasis Edukasi

wisata | 26 Januari 2026 18:59

Galeri Soekarno Kecil Hadir di Mojokerto, Wisata Sejarah Baru Berbasis Edukasi
Salah satu ruang pamer Galeri Soekarno Kecil di Kota Mojokerto. (dok jatimpos)

 

 

MOJOKERTO, PustakaJC.co – Kota Mojokerto kembali menegaskan posisinya sebagai daerah bersejarah dengan meresmikan Galeri Soekarno Kecil yang berlokasi di SD Negeri Purwotengah, Senin, (26/1/2026). Kehadiran galeri ini menjadi destinasi wisata sejarah baru berbasis edukasi yang diharapkan mampu menarik minat masyarakat luas, khususnya generasi muda.

 

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan bahwa sejarah merupakan aset penting yang harus terus dihidupkan dan dikenalkan secara berkelanjutan. Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan hidup Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, khususnya pada masa kanak-kanaknya. Dilansir dari jatimpos.co, Senin, (26/1/2026).

 

“Sejarah adalah fondasi jati diri bangsa. Kota Mojokerto memiliki hubungan kuat dengan perjalanan hidup Bung Karno. Ini merupakan potensi besar yang harus terus dikenalkan, terutama kepada generasi muda,” ujar Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

 

 

 

Ia menegaskan, Galeri Soekarno Kecil tidak hanya difungsikan sebagai ruang pamer sejarah, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran yang inspiratif. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, galeri ini diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata sekaligus memperkuat literasi sejarah masyarakat.

 

“Galeri ini kami harapkan menjadi ruang inspirasi, tempat masyarakat mengenal lebih dekat sosok Kusno kecil yang kelak tumbuh menjadi proklamator bangsa,” tambahnya.

 

Galeri Soekarno Kecil dibuka setiap hari pukul 09.00–15.00 WIB dengan kuota maksimal 10 pengunjung per sesi. Harga tiket masuk dipatok sebesar Rp5.000 untuk dewasa dan Rp2.500 untuk anak-anak, termasuk layanan pemandu wisata serta akses ke seluruh ruang galeri.

 

 

Di dalam galeri, pengunjung diajak menyusuri lima ruang tematik yang disusun secara kronologis. Ruang pertama menggambarkan masa kecil Soekarno, lengkap dengan kisah keseharian dan kegemarannya. Ruang kedua menampilkan perjalanan pendidikan yang membentuk karakter serta pola pikirnya.

 

Ruang ketiga memperkenalkan Soekarno sebagai arsitek visioner melalui berbagai karya dan gagasan desain. Sementara ruang keempat menyajikan kisah perjuangan melawan penjajahan yang sarat nilai patriotisme. Perjalanan ditutup di ruang kelima yang menampilkan dokumentasi momen-momen bersejarah Bung Karno serta keterkaitannya dengan Kota Mojokerto.

 

Peresmian Galeri Soekarno Kecil ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam mengembangkan wisata berbasis sejarah dan budaya, sekaligus memperluas ruang pembelajaran sejarah yang inklusif bagi masyarakat. (ivan)