Aksera Hidupkan Galeri Sepi Lewat Pameran Jam Kosong Vol. 2

wisata | 01 Februari 2026 05:22

 

Salah satu penggagas pameran, Arifin Londo, menekankan bahwa seni rupa menuntut keterlibatan aktif dari pengunjung.

“Kalau pertunjukan, karyanya yang aktif dan penonton pasif. Tapi dalam seni rupa, karyanya pasif. Penontonlah yang harus aktif. Kalau tidak mau mencari tahu atau merasakan, ya tidak akan dapat apa-apa,” ujarnya, Sabtu (31/1/2026).

 

Untuk menjembatani pengunjung awam, Aksera menghadirkan seni terapan seperti keramik dan tanah liat sebagai pintu masuk interaksi. Pengunjung diajak mencoba langsung proses kreatif, mulai dari membentuk hingga memutar tanah liat, sehingga pengalaman menikmati pameran tidak hanya bersifat visual.

 

Antusiasme pengunjung terpantau tinggi sepanjang pameran berlangsung. Shinta, kolaborator karya sekaligus kru pameran, menyebut arus pengunjung terus mengalir setiap hari.

 

“Dari siang sampai malam selalu ada pengunjung. Kalau hari Minggu, satu keluarga bisa datang semua untuk mencoba meja putar keramik,” katanya.