Aksera Hidupkan Galeri Sepi Lewat Pameran Jam Kosong Vol. 2

wisata | 01 Februari 2026 05:22

 

 

 

Meski tidak menerapkan pembatasan kuota, pengunjung harus mengantre untuk mengikuti aktivitas interaktif. Sebagai alternatif, tim Aksera menyediakan teknik kuncing atau manual agar pengunjung tetap dapat berkreasi tanpa menunggu terlalu lama.

 

Di balik estetika ruang pamer, Aksera juga mengungkap realitas ekonomi seniman di Surabaya yang masih penuh tantangan. Karena itu, pameran ini dibuka gratis sebagai bentuk sikap kritis terhadap tren pameran seni privat dan berbiaya tinggi.

 

“Hidup dari karya seni saja itu cukup sulit. Maka kami juga mengajar, membuat souvenir, dan mengelola kegiatan secara mandiri tanpa bergantung pada hibah,” ungkap perwakilan Aksera.