Umrah Ramadan Masih Dibolehkan, Travel Diminta Tanggung Jawab Penuh Keselamatan Jemaah

wisata | 06 Maret 2026 09:25

Umrah Ramadan Masih Dibolehkan, Travel Diminta Tanggung Jawab Penuh Keselamatan Jemaah
Puluhan jemaah Umroh Indonesia yang sempat tertahan tidak bisa kembali pulang ke Indonesia terimbas konflik peran AS-Israel dan Iran yang sejak akhir Februari hingga Maret 2026. (dok surabayapagi)

JAKARTA, PustakaJC.co – Keberangkatan umrah Ramadan yang tinggal dua pekan lagi masih menuai polemik di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah.

 

Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Firman M Nur, menyatakan travel umrah tetap diperbolehkan memberangkatkan jemaah. Namun, pihak travel wajib bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan dan kepulangan jemaah ke Indonesia. Dilansir dari surabayapagi.com, Jumat, (6/3/2026).

 

“Yang paling penting adalah travel tetap diizinkan memberangkatkan jemaah dengan tanggung jawab penuh untuk memastikan mereka bisa kembali ke Tanah Air dengan selamat,” ujar Firman dalam Dialog Interaktif AMPHURI di Hotel Aston Kartika, Jakarta, Rabu, (4/3/2026).