JAKARTA, PustakaJC.co – Keberangkatan umrah Ramadan yang tinggal dua pekan lagi masih menuai polemik di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah.
Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Firman M Nur, menyatakan travel umrah tetap diperbolehkan memberangkatkan jemaah. Namun, pihak travel wajib bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan dan kepulangan jemaah ke Indonesia. Dilansir dari surabayapagi.com, Jumat, (6/3/2026).
“Yang paling penting adalah travel tetap diizinkan memberangkatkan jemaah dengan tanggung jawab penuh untuk memastikan mereka bisa kembali ke Tanah Air dengan selamat,” ujar Firman dalam Dialog Interaktif AMPHURI di Hotel Aston Kartika, Jakarta, Rabu, (4/3/2026).