Arus Mudik ke Jawa Timur Mulai Mengalir, Diproyeksi Capai 24,9 Juta Orang

wisata | 17 Maret 2026 04:29

Arus Mudik ke Jawa Timur Mulai Mengalir, Diproyeksi Capai 24,9 Juta Orang
Irjen Pol Nanang Avianto Kapolda Jawa Timur saat menyampaikan perkembangan situasi arus mudik menjelang lebaran Hari Raya Idul Fitri di Pos Pam Kebun Binatang. (dok suarasurabaya)

 

 

SURABAYA, PustakaJC.co – Arus mudik menuju Jawa Timur mulai terlihat. Pemudik dari luar pulau hingga dari berbagai provinsi dilaporkan mulai berdatangan melalui berbagai moda transportasi.

 

Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto menyebutkan jumlah pemudik yang diproyeksikan masuk ke wilayah Jawa Timur pada Lebaran tahun ini mencapai 24,9 juta orang. Dilansir dari suarasurabaya.net, Selasa, (17/3/2026).

 

Hal tersebut disampaikan setelah rapat koordinasi Operasi Ketupat Semeru 2026 terkait pengamanan arus mudik Idulfitri.

 

 

 

Menurutnya, berbagai titik kedatangan pemudik sudah dipersiapkan untuk memastikan pelayanan dan pengamanan berjalan optimal.

 

“Dari hasil pengecekan, seluruh petugas sudah siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik,” kata Nanang saat jumpa pers di Pos Pengamanan Kebun Binatang Surabaya, Senin, (16/3/2026).

 

Sebelumnya jajaran Polda Jatim bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah melakukan peninjauan ke Stasiun Surabaya Gubeng pada Minggu (15/3).

 

Pengecekan kemudian dilanjutkan pada Senin ke Stasiun Surabaya Pasar Turi dan Pelabuhan Tanjung Perak, yang menjadi pintu masuk utama pemudik dari berbagai daerah.

 

Nanang juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama perjalanan.

 

“Silakan masyarakat melaksanakan mudik dengan baik, tetap saling menjaga. Karena keselamatan adalah yang paling utama,” ujarnya.

 

 

 

Selain jalur darat dan laut, pengamanan juga disiapkan untuk jalur udara. Personel kepolisian telah ditempatkan di berbagai titik strategis untuk memastikan arus mudik berjalan lancar.

 

Ke depan, Polda Jatim juga akan meninjau jalur penyeberangan di Pelabuhan Ketapang menuju Bali. Hal ini dilakukan karena arus mudik tahun ini berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi.

 

Untuk mengantisipasi kepadatan, disiapkan buffer zone atau kantong parkir di kawasan Bulusan dan Watu Dodol, Banyuwangi. Selama Nyepi berlangsung, aktivitas penyeberangan akan dihentikan sementara sebelum kembali dibuka seperti biasa. (ivan)