Scan Sekali, Semua Beres! Imigrasi Jatim Luncurkan “De Imej” untuk WNA

wisata | 05 Mei 2026 08:07

Scan Sekali, Semua Beres! Imigrasi Jatim Luncurkan “De Imej” untuk WNA
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono. (dok jawapos)

SURABAYA, PustakaJC.co - Tak perlu bingung lagi. Cukup satu kali scan QR Code, warga negara asing (WNA) kini bisa mengakses semua informasi tentang Jawa Timur—dari aturan imigrasi hingga destinasi wisata.

 

Inovasi digital diluncurkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur lewat platform bernama De Imej (Digital Ecosystem of Immigration and East Java). Sistem ini dirancang sebagai “pintu masuk” informasi bagi WNA yang datang, tinggal, hingga berinvestasi di Jawa Timur. Dilansir dari jawapos.com, Selasa, (5/5/2026).

 

Kepala Kanwil Imigrasi Jatim, Novianto Sulastono, menjelaskan bahwa De Imej tidak hanya berisi informasi keimigrasian. Lebih dari itu, platform ini juga memuat berbagai kebutuhan penting bagi WNA.

 

“Ada informasi tentang imigrasi, investasi, budaya, hingga kuliner. Fokusnya memang memudahkan WNA dalam mengakses informasi,” ujarnya, Senin (4/5).

 

 

Aksesnya pun sederhana. WNA hanya perlu memindai QR Code yang telah ditempatkan di berbagai titik strategis, seperti bandara, kantor imigrasi, hotel, hingga lokasi wisata.

 

Langkah ini diambil untuk mengatasi kendala bahasa yang kerap dialami WNA saat berkunjung ke Indonesia, khususnya Jawa Timur. Dengan sistem digital ini, informasi dapat diakses secara cepat dan lebih mudah dipahami.

 

Tak hanya itu, De Imej juga menyediakan panduan lengkap terkait regulasi keimigrasian, termasuk prosedur jika terjadi kehilangan paspor hingga kebutuhan administratif lainnya.

 

Menurut Novianto, inovasi ini lahir dari keinginan memperkenalkan potensi Jawa Timur ke dunia internasional. Bahkan, ia berharap De Imej bisa dikembangkan lebih luas hingga tingkat nasional.

 

Dengan De Imej, Jawa Timur tak sekadar jadi tujuan, tapi juga pengalaman yang lebih ramah dan terarah bagi wisatawan asing. (ivan)