Film ini disutradarai oleh Sidharta Tata dan Fajar Martha Santosa, serta diproduksi oleh Kebon Studio. Kehadiran kru dan pemain disambut melalui gala dinner di Balai Kota Surabaya pada Jumat (8/5/2026).
Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, mengatakan dipilihnya Surabaya sebagai lokasi syuting menjadi peluang besar untuk memperkenalkan wajah kota kepada masyarakat luas.
Menurutnya, produksi film berskala nasional juga berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
“Dengan pembuatan film di sini tentu akan memperkenalkan Kota Surabaya dan bisa mendongkrak ekonomi daerah,” jelasnya.