SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota Surabaya kembali menghadirkan Surabaya Vaganza 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Event tahunan tersebut akan digelar pada Sabtu malam (16/5/2026) dengan mengusung tema Festival of Lights: Garden of Hope yang menghadirkan konsep parade malam lebih meriah dan modern.
Parade dijadwalkan dimulai pukul 18.00 WIB dari kawasan Tugu Pahlawan, melintasi Jalan Tunjungan, kawasan Siola, Gedung Grahadi, Balai Pemuda Surabaya, hingga berakhir di Monumen Bambu Runcing.
Pelaksana Tugas Kepala Disbudporapar Surabaya, Herry Purwadi, mengatakan Surabaya Vaganza tahun ini dikemas lebih atraktif dibanding tahun sebelumnya.
“Surabaya Vaganza tahun ini kami kemas lebih meriah dan modern. Tidak hanya parade mobil hias bunga, tetapi juga ada visualisasi lampu warna-warni dan kostum bercahaya sehingga tampil lebih spektakuler,” ujarnya, dikutip dari JawaPos.com, Jumat (15/5/2026).
Konsep Festival of Lights menjadi daya tarik utama dalam gelaran tahun ini. Kendaraan hias dengan dekorasi cahaya, kostum tematik bercahaya, hingga tata visual gedung di sepanjang rute parade dipersiapkan untuk menciptakan suasana wisata malam yang atraktif dan fotogenik bagi masyarakat.
Selain menjadi hiburan warga, Surabaya Vaganza 2026 juga dinilai memberi dampak ekonomi yang signifikan. Pada penyelenggaraan sebelumnya, event ini tercatat menghasilkan perputaran ekonomi hingga Rp2,1 miliar dari sektor UMKM, kuliner, perhotelan, transportasi, ekonomi kreatif, hingga jasa produksi acara.
Pemerintah Kota Surabaya turut menggandeng hotel, agen perjalanan, platform transportasi daring, influencer, serta pelaku UMKM untuk memperluas promosi dan meningkatkan kunjungan wisatawan selama acara berlangsung.
Sejak pertama kali digelar pada 2004, Surabaya Vaganza telah menjadi salah satu agenda unggulan Kota Pahlawan. Event ini juga masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) sebagai atraksi urban tourism yang memadukan unsur sejarah, budaya, dan modernitas Surabaya.
Herry menambahkan, rute parade yang melewati kawasan heritage dan pusat kota sengaja dipilih untuk menampilkan wajah terbaik Surabaya kepada masyarakat maupun wisatawan.
“Rute ini menjadi etalase Kota Surabaya yang memperlihatkan kekayaan sejarah, budaya, dan semangat modernitas kota,” pungkasnya. (frchn)