Salah seorang wisatawan asal Gresik, Ria, mengaku sengaja menghabiskan libur panjang bersama keluarganya di Gunung Bromo karena keindahan alamnya yang khas.
“Pemandangan di Bromo selalu memukau. Ada gunung, lautan pasir, savana, dan udara yang sangat sejuk. Meski ramai, tetap menyenangkan,” ujarnya.
Kepala BB-TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan peningkatan jumlah kunjungan mulai terjadi sejak awal masa libur panjang.
“Rata-rata jumlah wisatawan mencapai 5.000 hingga 6.000 orang per hari dari empat pintu masuk kawasan Bromo,” katanya saat dikonfirmasi.