Perjalanan Panjang Reog Ponorogo Menuju UNESCO, Warisan Budaya yang Mendunia dari Bumi Reyog

wisata | 15 Juni 2026 05:13

 

Pengakuan UNESCO sendiri tidak diraih dalam waktu singkat. Berbagai upaya pelestarian telah dilakukan selama bertahun-tahun melalui dokumentasi, pendidikan seni tradisional, festival budaya, promosi internasional, hingga keterlibatan aktif komunitas dan para seniman Reog.

 

Puncaknya terjadi pada Sidang ke-19 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Asunción, Paraguay, ketika UNESCO resmi menetapkan Reog Ponorogo sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia yang membutuhkan perlindungan mendesak.

 

Penetapan tersebut menjadi pengakuan internasional atas nilai artistik, historis, dan filosofis yang dimiliki Reog Ponorogo.

 

Namun lebih dari sekadar prestasi, pengakuan UNESCO juga menjadi pengingat bahwa tanggung jawab menjaga kelestarian Reog kini semakin besar. Tradisi yang telah mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia itu harus terus diwariskan agar tetap hidup dan menjadi kebanggaan generasi masa depan. (int)