Wisata Domestik Kian Diminati, Eksplorasi Kota Bersejarah Jadi Tren Baru Liburan Masyarakat

wisata | 26 Juni 2026 18:37

Wisata Domestik Kian Diminati, Eksplorasi Kota Bersejarah Jadi Tren Baru Liburan Masyarakat
Dok indofast

SURABAYA, PustakaJC.co – Tren wisata domestik di Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. Kini, masyarakat tidak lagi selalu memilih perjalanan jauh, tetapi mulai menjadikan eksplorasi kawasan perkotaan sebagai alternatif liburan yang lebih praktis, terjangkau, sekaligus kaya akan nilai sejarah dan budaya.

 

Perubahan pola berwisata tersebut didorong meningkatnya akses transportasi, kemudahan mobilitas, serta keinginan wisatawan menemukan destinasi yang memiliki karakter dan cerita unik. Kawasan bersejarah, pecinan, kampung heritage hingga pusat kuliner lokal menjadi destinasi yang semakin diminati.

 

Founder SANA Kenal Kota, Abimantra Pradhana, mengatakan wisata perkotaan atau urban tourism kini menjadi salah satu tren yang terus berkembang, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta.

 

Menurutnya, banyak masyarakat mulai berburu hidden gem yang selama ini luput dari perhatian. Liburan tidak lagi identik dengan perjalanan panjang, tetapi lebih mengutamakan pengalaman, sejarah, budaya, hingga interaksi dengan masyarakat setempat.

 

Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga menunjukkan wisatawan domestik kini cenderung memilih perjalanan jarak dekat dengan durasi singkat, rata-rata sekitar tiga malam. Pola tersebut dinilai lebih efisien dari sisi waktu maupun biaya.

 

Selain itu, perkembangan infrastruktur transportasi seperti MRT, TransJakarta, LRT, maupun jaringan transportasi publik lainnya turut mempermudah masyarakat menjangkau berbagai destinasi wisata di dalam kota.

 

Tidak hanya wisata sejarah dan kuliner, tren sports tourism atau wisata olahraga juga mulai berkembang. Berbagai ajang lari maraton, bersepeda, hingga kegiatan olahraga komunitas kini menjadi alasan wisatawan mengunjungi suatu daerah.

 

Fenomena tersebut membuka peluang besar bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan destinasi berbasis budaya, sejarah, kuliner, maupun olahraga. Dengan konsep yang terintegrasi, wisata perkotaan diyakini mampu menjadi motor baru pertumbuhan sektor pariwisata domestik sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

 

Bagi daerah seperti Jawa Timur yang memiliki banyak kawasan heritage, kota tua, kampung budaya, hingga wisata kuliner legendaris, tren ini menjadi peluang strategis untuk menghadirkan pengalaman wisata yang autentik sekaligus meningkatkan lama tinggal wisatawan.

(int)