Wisata Petik Melon Hidroponik Lumajang Tawarkan Sensasi Panen Langsung

wisata | 02 Agustus 2026 13:20

Wisata Petik Melon Hidroponik Lumajang Tawarkan Sensasi Panen Langsung
memetik buah melon hidroponik yang telah matang di dalam greenhouse Menara Farm, Desa Yosowilangun Kidul, Lumajang. (dok detik)

LUMAJANG, PustakaJC.co – Wisata berbasis edukasi pertanian semakin diminati masyarakat. Salah satu destinasi yang menarik perhatian berada di Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, yang menghadirkan pengalaman memetik melon hidroponik langsung dari kebun.

 

Di kawasan Menara Farm, pengunjung diajak memasuki greenhouse berukuran sekitar 11 x 24 meter yang menjadi tempat budidaya sekitar 600 tanaman melon. Beberapa varietas yang dikembangkan antara lain Sweet Lavender, Sweet Net, dan Petravani. Dilansir dari detik.com, Minggu, (2/8/2026).

 

Dengan menerapkan sistem hidroponik, buah melon yang dihasilkan memiliki daging berwarna oranye, tekstur renyah, serta rasa manis. Buah siap dipanen setelah berumur sekitar 50 hingga 58 hari sejak penanaman, dengan bobot yang dapat mencapai tiga kilogram per buah.

 

Pengelola Menara Farm, Muhammad Ghaulam, mengatakan wisata ini tidak hanya menawarkan aktivitas memetik buah, tetapi juga memberikan edukasi mengenai teknik budidaya melon menggunakan sistem hidroponik.

 

“Wisata petik melon hidroponik ini menawarkan wisata edukasi dan petik melon sehingga pengunjung bisa memanen melon secara langsung,” ujar Muhammad Ghaulam.