SURABAYA, PustakaJC.co - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo serta lereng Gunung Wilis, Jawa Timur, kini dipastikan telah sepenuhnya padam. Petugas gabungan berhasil mengatasi kobaran api setelah memadamkan titik api di sejumlah lokasi yang sempat sulit dijangkau.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Gatot Soebroto, mengonfirmasi bahwa berdasarkan pemantauan aplikasi Sipongi, tidak ada lagi titik api yang terdeteksi di kedua wilayah tersebut pada Rabu, (7/10/2026).
“Hasil pemantauan Sipongi sudah tidak terlihat titik api. Luas area yang terbakar (di Tahura Raden Soerjo) kurang lebih 6,7 hektare,” ujar Gatot, dikutip dari kompas.com, Kamis, (8/10/2026).
Kebakaran di kawasan Tahura Raden Soerjo pertama kali terdeteksi pada Selasa, (6/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Titik api muncul di area Bukit Kemiri dan Bukit Watu Jengger yang berlokasi di Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.