MALANG, PustakaJC.co – Pendakian Gunung Arjuno-Welirang, Jawa Timur, masih ditutup pascakebakaran hutan yang terjadi pada 17 Oktober 2026. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo masih menunggu hasil asesmen lapangan untuk memastikan keamanan jalur sebelum aktivitas pendakian kembali dibuka.
Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marani, mengatakan kebakaran di kawasan Gunung Arjuno-Welirang memang telah berhasil dipadamkan. Namun, sejumlah titik di jalur pendakian masih memiliki potensi bahaya, terutama akibat keberadaan pohon-pohon yang kondisinya rapuh setelah terbakar. Dilansir dari antaranews.com, Kamis, (5/11/2026).
Menurutnya, pohon yang terdampak kebakaran berpotensi roboh sewaktu-waktu dan membahayakan pendaki yang melintas. Karena itu, petugas masih melakukan pemeriksaan untuk menentukan penanganan terhadap pohon-pohon tersebut.
“Kebakaran kan sudah padam ya, terus kemarin teman-teman kami minta supaya asesmen atau cek lapangan, itu terus dilakukan dan beberapa jalur pendakian masih rawan banyak pohon yang terbakar, dikhawatirkan kalau ada pendaki melintas terus roboh bagaimana?” kata Agustiningtyas saat dihubungi dari Kota Malang, Kamis, (5/11/2026).