Lima Larangan Penting bagi Jamaah Haji Indonesia di Masjidil Haram, Ini Penjelasan Resminya

bumi pesantren | 12 Mei 2025 08:28

Lima Larangan Penting bagi Jamaah Haji Indonesia di Masjidil Haram, Ini Penjelasan Resminya
Jamaah haji saat sholat di Masjidil Haram. (dok detik.com)

MAKKAH, PustakaJC.co - Jamaah haji Indonesia dari gelombang pertama telah tiba di Makkah dan langsung menjalankan umrah wajib sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji tahun ini. Di tengah semangat beribadah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengingatkan adanya beberapa larangan penting yang harus dipatuhi selama beraktivitas di Masjidil Haram dan sekitarnya.

 

Kepala Bidang Perlindungan Jamaah (Linjam) PPIH Arab Saudi, Harun Ar Rasyid, menyampaikan bahwa larangan ini bersifat resmi dan telah menjadi perhatian serius pemerintah Arab Saudi. Ia berharap jamaah dapat memahami dan mematuhinya agar ibadah berjalan aman dan nyaman. Dilansir dari nu.or.id, Senin, (12/5/2025).

 

1.Tidak Merokok di Area Masjidil Haram

 

“Merokok di lingkungan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, apalagi di dalamnya, bukan hanya dikenakan denda, tetapi juga bisa terkena hukuman selama enam hari,” jelas Harun saat menyambut jamaah asal Lombok di Hotel Al Manar At Taqwa, Jarwal.

2.Tidak Membuang Sampah Sembarangan

 

Lingkungan Masjidil Haram dijaga dengan ketat dari segi kebersihan. Jamaah diimbau untuk selalu membuang sampah pada tempatnya guna menjaga kesucian tempat ibadah.

 

3.Tidak Memungut Benda Tercecer Sembarangan

 

Harun mengingatkan, apabila menemukan barang tercecer, jamaah tidak boleh langsung memungutnya.

 

“Laporkan terlebih dahulu kepada askar atau petugas yang berjaga. Hal ini penting untuk menghindari kesalahpahaman,” ujar Linjam PPIH Arab Saudi

 

4.Tidak Membentangkan Identitas Kelompok atau Spanduk

 

Otoritas keamanan melarang keras adanya spanduk atau tanda pengenal kelompok yang dibentangkan di area masjid. Hal ini untuk menghindari potensi gangguan terhadap jamaah lain.

 

5. Tidak Berkerumun dalam Waktu Lama

 

Kerumunan yang terlalu lama dapat menimbulkan kepadatan dan mengganggu kelancaran ibadah.

 

 “Jika terlihat berkerumun lama-lama, bisa langsung dibubarkan oleh petugas keamanan,” tambah Harun.

6.Waspadai Cuaca Panas

 

Selain larangan tersebut, PPIH juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kesehatan di tengah suhu tinggi di Makkah. Disarankan menggunakan payung atau topi, serta memperbanyak konsumsi air agar tetap fit selama beribadah.

 

Dengan memahami dan menjalankan aturan ini, diharapkan jamaah haji Indonesia dapat menunaikan ibadah dengan aman, tertib, dan lancar.

 

“Sehingga semboyan kita bisa terwujud, yaitu jamaah beribadah aman, nyaman, dan mabrur sepanjang umur,” tutup Harun.  (ivan)