Festival MADADA di Masjid Istiqlal, 29–30 September, menampilkan karya masjid berdaya serta bantuan Qardh Hasan.
Ngaji Budaya: Haflah Maulid al-Rasul di UIN Walisongo Semarang, 2 Oktober, menutup rangkaian acara dengan refleksi budaya dan seni.
Abu menambahkan, “Blissful Mawlid tahun ini adalah ruang dialektika antara agama, budaya, dan identitas kebangsaan. Kami ingin peringatan Maulid tidak hanya ritual, tetapi juga menghadirkan maslahat bagi umat.”
Melalui Blissful Mawlid 2025, Kemenag tidak sekadar merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menguatkan peran agama sebagai sumber kedamaian, inklusivitas, dan keberdayaan umat. (ivan)