SURABAYA, PustakaJC.co — Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong percepatan digitalisasi produk pesantren melalui program One Pesantren One Product (OPOP). Dorongan ini kembali ditegaskan Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono, saat membuka OPOP Expo 2025 di Atrium Royal Plaza, Kamis, (13/11/2025).
Adhy mengungkapkan, perkembangan OPOP selama tujuh tahun terakhir berjalan sangat baik. Jumlah pesantren yang terlibat meningkat, produk unggulan bertambah, hingga transaksi yang terus naik dari tahun ke tahun. Bahkan sejumlah produk pesantren telah mampu menembus pasar ekspor. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Jumat, (14/11/2025).
“Kita sudah melangkah ke digitalisasi. Teman-teman pesantren sekarang sudah menggunakan online shop, marketplace, dan sistem pembayaran digital,” kata Adhy.