Gubernur Khofifah Hadiri Khotmil Qur’an dan Istighotsah Kubro Pesantren Langitan

bumi pesantren | 31 Desember 2025 05:15

Gubernur Khofifah Hadiri Khotmil Qur’an dan Istighotsah Kubro Pesantren Langitan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Khotmil Qur’an dan Istighotsah Kubro ke-X Pondok Pesantren Langitan di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Khotmil Qur’an dan Istighotsah Kubro ke-X yang digelar Pondok Pesantren Langitan di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa, (30/12/2025). Kegiatan keagamaan tersebut diikuti ribuan santri, ulama, kiai, serta jamaah dari berbagai daerah, dan berlangsung dengan penuh kekhidmatan.

 

Direktur Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Mohammad Sudjak, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan Pondok Pesantren Langitan yang kembali memilih Masjid Nasional Al Akbar sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan berskala besar tersebut. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Rabu, (31/12/2025).

 

“Atas nama shohibul bait, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya serta terima kasih sebesar-besarnya atas terselenggaranya kegiatan luar biasa ini di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya,” ujar Mohammad Sudjak.

 

Ia berharap sinergi antara Masjid Nasional Al Akbar Surabaya dan Pondok Pesantren Langitan dapat terus terjalin secara berkelanjutan, khususnya dalam ikhtiar membina generasi yang berakhlak mulia serta berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

 

 

 

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga kekuatan spiritual dan karakter masyarakat Jawa Timur. Menurutnya, penguatan nilai-nilai keislaman melalui Al-Qur’an menjadi fondasi penting dalam membangun peradaban yang beradab dan bermartabat.

 

“Jawa Timur dikuati oleh pesantren, oleh para alim, masyayikh, ulama, kiai, dan bu nyai. Salah satu cara menguatkannya adalah dengan Al-Qur’an,” tutur Khofifah dalam sambutannya.

 

Khofifah juga mendoakan agar Khotmil Qur’an dan Istighotsah Kubro tersebut menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi para pendiri, pengasuh, guru, ustaz, dan ustazah Pondok Pesantren Langitan yang selama ini mengabdikan diri dalam menjaga, mengajarkan, serta menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an.

 

Kegiatan Khotmil Qur’an dan Istighotsah Kubro ke-X ini tidak hanya menjadi sarana doa bersama, tetapi juga mempererat silaturahmi antarulama, santri, dan masyarakat. Momentum tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pondok Pesantren Langitan dalam merawat tradisi keilmuan, spiritualitas, serta penguatan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan bermasyarakat. (ivan)