Hidupkan Sejarah Islam Buton, Menag Dorong Pesantren Berorientasi Global

bumi pesantren | 09 Januari 2026 09:37

 

Pesantren ini dirancang dengan pendekatan eksakta dan orientasi global. Ke depan, kurikulum berstandar Cambridge akan diterapkan agar santri memiliki daya saing internasional dan peluang melanjutkan studi ke luar negeri.

 

“Kami ingin menghadirkan pendidikan unggul di tengah masyarakat sederhana, tanpa biaya mahal. Pesantren ini milik masyarakat Buton,” tegas Menag.

 

Selain penguatan akademik, pesantren juga mengedepankan pemberdayaan masyarakat lokal, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan pesantren. Sementara pengajar bahasa Arab dan Inggris akan direkrut dari sumber terbaik, baik dalam maupun luar negeri.

 

Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan pesantren tersebut. Ia berkomitmen membantu pembangunan masjid dan fasilitas pendukung sebagai bagian dari pembangunan daerah berbasis religius.

 

“Pesantren adalah pusat pembentukan karakter dan integritas generasi muda,” ujar Gubernur. (ivan)