Skema kerja sama yang akan dibahas meliputi program dual degree, joint faculty, hingga penyelenggaraan pendidikan langsung dengan pengajar dari Universitas Al-Azhar.
Selain agenda pendidikan, Menag juga dijadwalkan menjadi pembicara kunci dalam seminar internasional tentang ekoteologi di Universitas Al-Azhar, Kairo. Kehadiran Indonesia dalam forum tersebut merupakan mandat Presiden untuk menyampaikan pendekatan keagamaan dalam isu pelestarian lingkungan.
“Indonesia dinilai paling representatif untuk berbicara tentang ekoteologi saat ini,” kata Menag.