SURABAYA, PustakaJC.co - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama Masehi oleh PWNU Jatim di Stadion Gajayana, Malang, pada 8 Februari 2026. Kegiatan ini dimaknai sebagai momentum doa keselamatan bangsa, khususnya bagi warga Jawa Timur.
“Insyaa Allah kami, Pemprov Jatim siap mendukung kegiatan tersebut agar seluruh rangkaian acara berjalan khidmat, tertib, dan lancar,” kata Khofifah saat menerima silaturahmi jajaran PWNU Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, dikutip dari antaranews.com, Kamis, (22/1/2026).
Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momen spiritual untuk mendoakan keselamatan bangsa.
Khofifah menyoroti pentingnya koordinasi intensif seluruh panitia pelaksana dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di tingkat provinsi maupun wilayah Malang Raya. Koordinasi ini mencakup aspek pengamanan, pengaturan lalu lintas, hingga mitigasi risiko di kawasan stadion yang menjadi pusat kegiatan.
“Saya sampaikan untuk koordinasi benar-benar dengan Forkopimda. Kunci kesuksesan acara dengan massa besar terletak pada komunikasi solid antara panitia dengan aparat Kepolisian, TNI, dan pemerintah kota setempat,” ujar Khofifah.
Sebagai Ketua Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah mendorong agar pertemuan teknis dengan Forkopimda segera dilaksanakan guna mematangkan seluruh persiapan.
“Alangkah baiknya bisa segera dilakukan pertemuan untuk koordinasi lebih intens dengan Forkopimda,”tambah Gubernur jatim itu.
Khofifah juga menekankan pengalaman Jawa Timur sebagai tuan rumah berbagai agenda nasional berskala besar, termasuk peringatan Harlah 1 Abad NU Hijriah 2023 di GOR Delta Sidoarjo, sebagai referensi pelaksanaan Mujahadah Kubro 2026. Ia memastikan kesiapan Pemprov Jatim mendukung kegiatan ini dan menyatakan akan turut hadir untuk menyukseskan acara. (ivan)