MTs MQ Tebuireng Jombang Mulai Proses Penerimaan Santri Baru

bumi pesantren | 08 Februari 2026 04:51

MTs MQ Tebuireng Jombang Mulai Proses Penerimaan Santri Baru
Para calon santri atau calon murid baru MTs MQ Tebuireng, Jombang tengah mengikuti rangkaian tes penerimaan santri baru, Sabtu, (07/02/2026). (dok bhirawa)

JOMBANG, PustakaJC.co – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Madrasatul Qur’an (MQ) Tebuireng, Jombang, mulai melaksanakan proses penerimaan santri baru tahun ajaran 2026/2027. Salah satu tahapannya ditandai dengan pelaksanaan tes seleksi yang digelar pada Sabtu, (7/2/2026).

 

Ratusan calon santri putra dan putri mengikuti rangkaian tes yang dilaksanakan di sejumlah ruang kelas di lingkungan madrasah. Proses seleksi ini merupakan agenda rutin MTs MQ Tebuireng setiap menjelang tahun ajaran baru. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Minggu, (8/1/2026).

 

Tes penerimaan santri baru bertujuan untuk menjaring calon santri yang memenuhi kualifikasi akademik, psikologis, serta kemampuan dasar keagamaan. Adapun jenis tes yang diikuti peserta meliputi tes potensi akademik, tes psikologi, dan tes baca Al-Qur’an.

 

Untuk pelaksanaannya, calon santri putra mengikuti tes di 11 ruang kelas, sementara calon santri putri menempati 13 ruang kelas. Selama pelaksanaan tes, peserta tampak serius mengerjakan soal dengan pengawasan langsung dari para guru.

 

 

Setelah menyelesaikan tes potensi akademik, para peserta melanjutkan ke tahapan tes psikologi dan tes baca Al-Qur’an. Seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan secara tertib dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pihak madrasah.

 

Kepala MTs Madrasatul Qur’an Tebuireng, Fuad Taufiq S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa jumlah pendaftar pada tahun ini terbilang tinggi. Tercatat sebanyak 327 calon santri putra dan 398 calon santri putri mengikuti proses seleksi.

 

“Seluruh calon santri wajib mengikuti tes ini sebagai syarat utama untuk bisa diterima di MTs Madrasatul Qur’an Tebuireng,” ujar Fuad Taufiq.

 

Ia menambahkan, hasil seleksi akan diumumkan pada 22 Februari 2026. Bagi peserta yang dinyatakan lulus, diwajibkan melakukan daftar ulang pada 27 Februari hingga 13 Maret 2026.

 

“Insya Allah, santri baru akan mulai masuk sekolah pada Juli 2026. Mereka akan kami didik menjadi santri yang unggul, mampu mengikuti perkembangan zaman, namun tetap kuat sebagai penghafal Al-Qur’an,” pungkasnya. (ivan)