Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh Kamis, Umat Islam Mulai Tarawih Rabu Malam

bumi pesantren | 18 Februari 2026 07:38

 

Penetapan pemerintah berbeda dengan keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Perbedaan ini terjadi karena metode yang digunakan berbeda, yakni rukyat dan hisab versi kriteria MABIMS oleh pemerintah, sementara Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal.

 

Sidang Isbat diikuti berbagai pihak, termasuk perwakilan ormas Islam, ahli astronomi, dan Komisi VIII dari DPR RI. Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menegaskan sidang ini merupakan forum penting untuk memastikan keputusan yang diambil memiliki dasar ilmiah dan syariat.

 

“Sidang Isbat adalah forum bersama untuk memverifikasi data hisab dan rukyat, sehingga keputusan yang diambil akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Arsad.

 

 

Sidang Isbat sendiri telah menjadi tradisi pemerintah sejak 1950-an sebagai bentuk musyawarah nasional dalam menentukan awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah. 

 

Dengan keputusan ini, umat Islam di Indonesia secara resmi memulai ibadah puasa Ramadhan pada Kamis, 19 Februari 2026. (ivan)