Selain itu, peran pesantren juga terlihat dalam peristiwa Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang menjadi tonggak penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan kini diperingati sebagai Hari Santri Nasional.
Lebih lanjut, Syafii menyebut pesantren saat ini telah berkembang menjadi ekosistem pendidikan besar di Indonesia. Ia mencatat terdapat sekitar 42 ribu pesantren dengan lebih dari 10 juta santri serta sekitar 1,8 juta kiai yang tersebar di berbagai daerah.
Menurutnya, kehidupan di pesantren membuat para santri terbiasa hidup dalam keberagaman, sehingga mampu menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.
“Santri yang sekarang sudah menjadi alumni terbiasa untuk memahamkan bahwa perbedaan itu adalah ketentuan dari Allah SWT. Keragaman merupakan anugerah yang tidak bisa ditolak, tetapi wajib diterima,” pungkasnya. (ivan)