MALANG, PustakaJC.co – Muktamar ke-12 Nahdlatul Ulama yang digelar di Malang pada Juni 1937 menjadi momentum penting dalam menyampaikan pesan moral bagi ulama dan umat Islam.
Dalam forum yang dihadiri lebih dari 10.000 orang tersebut, KH Hasyim Asy’ari menekankan bahwa ulama memiliki tanggung jawab besar sebagai pembimbing umat menuju jalan Allah. Peran itu menuntut keteladanan, sehingga ulama harus mampu memperbaiki diri agar layak diikuti oleh masyarakat. Dilansir dari nu.or.id, Kamis, (19/3/2026).
Ia juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam mencari ilmu, termasuk dalam memilih guru. Pada masa itu, mulai muncul fenomena guru yang tidak jujur dan lebih mementingkan kepentingan pribadi, sehingga masyarakat diminta lebih selektif.
Selain itu, peran keluarga turut menjadi perhatian, terutama bagi kaum ibu agar serius dalam mendidik anak dan menjaga rumah tangga sebagai fondasi utama kehidupan sosial.