Sederet Prestasi Santri Pesantren di Tingkat Nasional dan Internasional

bumi pesantren | 05 Mei 2026 14:37

 

 

Sebagai gambaran, berikut sederet prestasi santri pesantren dalam kiprah pengabdian mereka di masyarakat:

 

1. Nabila Saphira

 

Santri kelahiran Pekanbaru (2007) adalah lulusan Pesantren Insan Cendekia Harau. Dia adalah juara 2 Regional Kampus Pidato Bahasa Inggris dan Diplomatik. Karya prototype turbin air yang dapat menghidupi suatu daerah dengan listrik mengantarkannya sebagai wakil Indonesia dalam program AFS Global STEM Academies di Brasil.

 

2. Tsuroyyah Hamidah

 

Santri asal Lamongan (1996) menghabiskan masa belajarnya di Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Kini, dia tercatat sebagai Top 7 Wirausaha Muda Berprestasi Nasional Bidang Religius. Itu tidak terlepas dari keberadaannya sebagai pemuda pelopor di bidang pendidikan dan perikanan atas kiprah pemberdayaan masyarakat pesisir serta pemasaran produk hasil olahan perikanan.

 

3. M. Mifta Yoga Fahreza

 

Dara kelahiran Air Naningan (2008) ini nyantri di Pesantren Insan Mulia Boarding School (IMBOS) Pringsewu. Juara 1 Lomba Essai KSE FEST UPR “Peran Teknologi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045”, ini juga menjadi TOP 27 Brand Ambassador YIAE 3 Chapter 3 Negara (Singapura, Malaysia, Thailand). Dia menciptakan SEBULA, aplikasi edukatif yang dipublikasikan dalam INNOVATIVE: Journal of Social Science Research (2024), serta merancang SALAKA, aplikasi digital pemilihan ketua OSIS sekaligus media edukasi demokrasi yang dilombakan pada Olimpiade PPKN 2024. Dia juga terus memperjuangkan isu anak dan iklim bersama Dinas P3AP2KB, serta menginisiasi aksi nyata seperti pungut puntung rokok di Pemda Pringsewu dan gerakan jaga bumi di sekolah sebagai bentuk climate action.