Saat ditanya soal peluang Menteri Agama Nasaruddin Umar maju sebagai calon Ketua Umum PBNU, Gus Ipul menyebut nama tersebut sebagai salah satu figur yang berpotensi.
“Kalau bicara itu, salah satu yang berpotensi ya. Karena Pak Nasaruddin Umar juga pernah jadi Katib ‘Aam sebelumnya,” ucapnya.
Selain itu, ia juga menyinggung nama Yahya Cholil Staquf yang dinilai memiliki peluang besar untuk kembali maju dalam Muktamar PBNU 2026.
“Gus Yahya dulu juga pernah jadi Katib ‘Aam sebelumnya. Kiai Said juga begitu. Jadi semuanya sebenarnya punya potensi, tinggal berkenan apa tidak,” katanya.
Meski demikian, Gus Ipul memastikan dirinya tidak akan ikut dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum PBNU.
“Saya enggak. Saya sudah sampaikan berulang-ulang, saya merasa tidak mencukupi syarat untuk bisa jadi ketua umum,” tegasnya.