Kemenag Minta Umat Tak Mudah Percaya Konten Dakwah AI, Literasi Digital Jadi Benteng Utama

bumi pesantren | 30 Juni 2026 20:37

 

Karena itu, Kemenag menilai literasi digital dan literasi AI harus menjadi bagian penting dalam pendidikan pesantren maupun pembinaan masyarakat. Kemampuan memverifikasi sumber informasi dinilai menjadi kunci agar umat tidak mudah terpengaruh oleh konten keagamaan yang menyesatkan.

 

Menurut Basnang, para kiai memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, bukan hanya kepada santri yang tinggal di pesantren, tetapi juga kepada jamaah di majelis taklim dan masyarakat luas. Kehadiran ulama tetap menjadi rujukan utama dalam memahami ajaran agama di tengah derasnya arus informasi digital.

 

Ia menegaskan, teknologi AI seharusnya dimanfaatkan sebagai alat bantu pembelajaran, bukan menggantikan otoritas keilmuan para ulama yang dibangun melalui proses pendidikan, sanad keilmuan, serta pemahaman mendalam terhadap ajaran Islam.