Resmikan Kantor Dewan Pesantren, Wabup Shobih Dorong Kemandirian Ponpes di Pasuruan

bumi pesantren | 07 Juli 2026 08:35

Resmikan Kantor Dewan Pesantren, Wabup Shobih Dorong Kemandirian Ponpes di Pasuruan
Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, memotong tumpeng sebagai simbol peresmian Kantor Dewan Pesantren Kabupaten Pasuruan di Jalan Raya Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. (dok kominfo)

Pasuruan, PustakaJC.co – Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, meresmikan kantor baru Dewan Pesantren Kabupaten Pasuruan di Jalan Raya Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Senin, (6/7/2026). Peresmian ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam memperkuat sinergi dengan pesantren sekaligus mendorong kemandirian pondok pesantren.

 

Gedung yang kini menjadi kantor Dewan Pesantren sebelumnya merupakan eks UPT Pendidikan Kecamatan Pohjentrek. Keberadaannya diharapkan menjadi pusat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antarpondok pesantren dengan pemerintah daerah. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Selasa, (7/7/2026).

 

Dalam sambutannya, Gus Shobih—sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan—mengaku bersyukur Dewan Pesantren akhirnya memiliki kantor sendiri. Menurutnya, keberadaan kantor tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pendidikan kepesantrenan di Kabupaten Pasuruan.

 

“Alhamdulillah, Dewan Pesantren hari ini sudah menemukan rumahnya. Semoga baiti jannati, rumahku adalah surgaku, menjadi tempat yang membawa keberkahan bagi pendidikan, khususnya pendidikan kepesantrenan di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

 

 

Sementara itu, Ketua Dewan Pesantren Kabupaten Pasuruan, KH Tantowie Abdullah Siradj, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang telah memfasilitasi keberadaan kantor baru tersebut.

 

Menurutnya, kantor ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi simbol ikhtiar bersama untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, memperkuat koordinasi, komunikasi, serta mempererat silaturahmi antarpondok pesantren.

 

“Ini bukan sekadar lambang fisik sebuah bangunan, tetapi ikhtiar bersama untuk meningkatkan khidmat, memperkuat koordinasi, dan mempererat silaturahmi antarpondok pesantren sekaligus menjadi jembatan antara pesantren dengan pemerintah daerah. Dengan begitu, ketika pesantren ingin berdiskusi maupun menyampaikan aspirasi, akan lebih mudah,” katanya.

 

 

KH Tantowie berharap kantor baru tersebut mampu melahirkan berbagai gagasan yang bermanfaat, program kerja yang produktif, serta berbagai solusi yang dapat mendorong kemajuan dunia pesantren di Kabupaten Pasuruan.

 

“Kami berharap dari tempat ini lahir gagasan-gagasan maslahat, program kerja yang produktif, dan resolusi yang mampu membawa kemajuan bagi santri serta mewujudkan pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan yang semakin mandiri,” tuturnya.

 

Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh KH Tantowie Abdullah Siradj yang diserahkan kepada Wakil Bupati Shobih Asrori. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, Penjabat Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan KH Mas’um Hasyim, serta para kiai dan pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan.

 

Dengan diresmikannya kantor baru ini, Dewan Pesantren Kabupaten Pasuruan diharapkan semakin optimal menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memajukan pendidikan pesantren, meningkatkan kualitas sumber daya santri, serta memperkuat kontribusi pesantren bagi pembangunan daerah. (ivan)