Gus Ghofur Minta Pembahasan Keilmuan Jadi Fokus Muktamar NU

bumi pesantren | 11 Juli 2026 11:56

 

Menjelang pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU, Gus Ghofur menilai masih banyak persoalan fikih kontemporer yang membutuhkan pembahasan mendalam. Salah satunya terkait subsidi biaya haji yang selama ini diterapkan dalam penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia.

 

Menurutnya, aspek hukum fikih mengenai subsidi haji perlu dikaji secara komprehensif karena menyangkut kepentingan jutaan calon jamaah dan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji secara nasional.

 

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa persoalan pembuktian tindak pidana pemerkosaan dalam perspektif fikih juga direncanakan menjadi salah satu topik pembahasan pada Muktamar mendatang. Isu tersebut dinilai penting mengingat perkembangan hukum dan kebutuhan perlindungan terhadap korban.

 

Gus Ghofur menegaskan bahwa berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini memerlukan jawaban keagamaan yang responsif, kontekstual, dan tetap berlandaskan prinsip-prinsip syariat. Oleh karena itu, forum Bahtsul Masail harus terus diperkuat sebagai wadah pengambilan keputusan keagamaan yang mampu menjawab tantangan zaman.

 

Ia berharap Muktamar Ke-35 NU tidak hanya menjadi arena konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan keilmuan yang bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara. (ivan)