BI Jatim Mulai Program Jelajah UMKM dan Pondok Pesantren 2026 Perkuat Ekonomi Lokal

bumi pesantren | 31 Juli 2026 07:26

 

Ia menambahkan, penguatan ekosistem ekonomi tersebut membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, Bank Indonesia, lembaga keuangan, akademisi, dunia usaha, media massa, hingga masyarakat agar mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.

 

Heru berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi awal semakin kuatnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun perekonomian Jawa Timur yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

 

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim menjelaskan bahwa Program Jelajah UMKM dan Pondok Pesantren bukan sekadar kegiatan kunjungan lapangan ataupun pembelajaran, melainkan ruang kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha sekaligus memperluas jejaring ekonomi daerah.

 

Ia menyebutkan bahwa program tersebut telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan dan terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas bagi penguatan UMKM serta pengembangan ekonomi syariah di Jawa Timur.

 

“Melalui kegiatan ini kita ingin menghadirkan ruang belajar bersama. Kita akan menyaksikan berbagai success story, berbagi pengalaman, menggali praktik-praktik terbaik (best practices), sekaligus melihat bagaimana keberhasilan di suatu daerah dapat direplikasi di daerah lainnya,”kata Ibrahim.