BI Jatim Mulai Program Jelajah UMKM dan Pondok Pesantren 2026 Perkuat Ekonomi Lokal

bumi pesantren | 31 Juli 2026 07:26

BI Jatim Mulai Program Jelajah UMKM dan Pondok Pesantren 2026 Perkuat Ekonomi Lokal
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Timur resmi meluncurkan program Jelajah UMKM dan Pondok Pesantren Jawa Timur Tahun 2026 melalui kegiatan Kick Off yang digelar di Surabaya. (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Timur resmi memulai Program Jelajah UMKM dan Pondok Pesantren Jawa Timur 2026 melalui kegiatan Kick Off yang digelar di Surabaya, Kamis, (30/7/2026). Mengangkat tema “Jelajah Ekonomi Berdaya: Merangkai Kemandirian, Inovasi, dan Keberlanjutan dari Ekosistem Lokal”, program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi berbasis potensi daerah melalui pengembangan UMKM, klaster pangan, desa wisata, koperasi, hingga pondok pesantren.

 

Peluncuran program dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur R. Heru Wahono Santoso yang mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akademisi, perwakilan koperasi pondok pesantren, pelaku UMKM, asosiasi, pimpinan pondok pesantren, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Jumat, (31/7/2026).

 

Mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Heru Wahono Santoso menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur atas penyelenggaraan program tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah yang dimulai dari desa, koperasi, UMKM, hingga pondok pesantren.

 

Heru menilai pembangunan ekonomi yang berkualitas harus bertumpu pada kekuatan masyarakat di tingkat akar rumput. Karena itu, seluruh potensi ekonomi lokal perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi berbagai pihak agar mampu menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.