Tiga Wadzifah Kiai Pesantren Menurut Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari

bumi pesantren | 03 Agustus 2026 07:27

 

Gus Yahya menambahkan, seorang kiai harus mampu mengembangkan semangat keilmuan sekaligus kekuatan spiritual agar hubungan batin antara guru, santri, masyarakat, dan Rasulullah SAW tetap terjaga.

 

Adapun tugas ketiga adalah riayatul jamaah, yang dalam cakupan lebih luas berarti riayah ummah, yakni mengasuh dan membimbing umat. Seorang kiai, menurutnya, tidak cukup hanya memiliki ilmu, tetapi juga harus hadir mendampingi masyarakat, memberikan bimbingan, serta menjadi pengayom bagi jamaahnya.

 

Ia menjelaskan bahwa Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari menyerukan para ulama beserta pengikutnya untuk bergabung dalam jam’iyah NU. Seruan tersebut menunjukkan bahwa ulama yang menjadi bagian dari NU adalah mereka yang benar-benar memiliki jamaah dan menjalankan tanggung jawab membina umat.

 

“Tidak mungkin ulama memiliki pengikut kalau tidak mengasuh mereka, mengayomi mereka, dan membimbing mereka,” tegas Gus Yahya.

 

Melalui tiga wadzifah tersebut, Gus Yahya menegaskan bahwa peran kiai pesantren tidak hanya sebagai pengajar ilmu agama, tetapi juga sebagai pembimbing spiritual dan pengasuh umat yang menjaga kesinambungan ajaran Islam melalui tradisi keilmuan serta sanad yang bersambung hingga Rasulullah SAW. (ivan)