Menurutnya, jika tidak ada perbedaan pendapat, maka tidak banyak persoalan yang perlu dikaji dan dibahas oleh manusia.
“Andaikan tidak ada ikhtilaf, sudah selesai tugas manusia ini dan agama akan segera diangkat karena tidak ada yang perlu dibahas dalam Bahtsul Masail,” katanya.
Ia menambahkan, berbagai perbedaan pendapat telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah Islam sejak masa sahabat, tabiin, hingga tabiut tabiin.
“Adanya ikhtilafat-ikhtilafat yang sejak dulu terjadi, zaman sahabat, zaman tabiin, zaman tabiut tabiin, dan seterusnya,” jelasnya.