Ia menegaskan pembangunan infrastruktur tersebut harus memastikan tidak ada lagi anak yang menghadapi risiko keselamatan dalam perjalanan menuju sekolah.
“Tidak boleh lagi ada anak-anak kita yang harus bertarung nyawa hanya untuk menyeberang sungai untuk ke sekolah, karena tidak ada jembatan,” ujarnya.
Bagi Kementerian Agama, penguatan revitalisasi madrasah dan pesantren menjadi bagian penting dari agenda pemerataan kualitas pendidikan. Dengan dukungan sarana yang layak, peningkatan kompetensi pendidik, serta akses pendidikan yang semakin merata, pemerintah berharap layanan pendidikan berkualitas dapat dirasakan masyarakat di berbagai daerah. (ivan)