Dalam program tersebut, madrasah juga menjadi bagian dari prioritas revitalisasi pemerintah. Sebanyak 2.120 madrasah telah diusulkan mendapatkan program revitalisasi, sementara 1.404 madrasah di antaranya tengah dikebut pengerjaannya.
Program PHTC Revitalisasi Madrasah menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan. Revitalisasi tidak hanya diarahkan pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan anak-anak Indonesia memperoleh fasilitas pendidikan yang memadai.
Sebelumnya, saat meninjau MTsN 1 Kota Bogor, Menteri Agama Nasaruddin Umar turut mendukung perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan. Menurutnya, kebijakan pendidikan diarahkan untuk memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh anak bangsa.
“Pemerintah, dalam hal ini Presiden Prabowo, benar-benar memberikan perhatian kepada pendidikan tanpa membedakan. Semua diberikan prioritas agar anak-anak senang belajar, guru senang mengajar, dan masyarakat puas dengan hasilnya,” kata Nasaruddin.
Selain pembenahan sarana pendidikan, Prabowo menekankan pentingnya peningkatan mutu pembelajaran dan kemampuan peserta didik agar mampu menghadapi persaingan global. Salah satunya melalui penguatan sekolah unggul Garuda Transformasi.
“Sekolah unggul Garuda Transformasi tadi sudah mencakup 42 sekolah di 15 provinsi. Terdiri dari 12 sekolah tahun 2025 dan 30 sekolah tambahan pada tahun 2026,” ujarnya.