Penanggung Jawab Saka Pesantren H Ulun Nuha mengatakan Gerakan Nasional Pesantrenku Aman dilatarbelakangi berbagai potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan santri.
RMI PBNU, kata dia, berupaya mendampingi pesantren melakukan transformasi, mulai dari sistem kepengasuhan hingga aspek keamanan dan kenyamanan santri.
Ia juga mengajak para santri menerapkan prinsip STOP, yaitu Sadari Batas, Tolak Kekerasan, Obrolkan jika Melihat Kekerasan, dan Pastikan Lapor kepada Orang Dewasa yang Dipercaya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Katib Syuriyah PBNU KH Nurul Yaqin Ishaq, Mustasyar PWNU Jawa Barat sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ma’arif Bandung KH Sofyan Yahya, serta sejumlah pengasuh dan pengurus pesantren. (ivan)