JOMBANG, PustakaJC.co – Menjelang sore, suasana di Posko Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang terasa teduh. Rindangnya pepohonan jati yang mengelilingi lokasi membuat suasana semakin sejuk, meski aktivitas menyambut Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama tetap berlangsung.
Di tengah suasana tersebut, LPT PCNU Jombang bersama Redaksi PustakaJC.co menggelar podcast yang menjadi salah satu side event untuk menyemarakkan Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, Jombang, Sabtu (29/8/2026).
Sore itu, podcast menghadirkan Prof. H. Junaidi Mistar, M.Pd. Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) periode 2024-2028 sekaligus Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (LPT PWNU) Jawa Timur.
Obrolan berlangsung dalam suasana santai. Di bawah teduhnya pepohonan jati, pembahasan mengarah pada peran perguruan tinggi NU, pentingnya kolaborasi dengan media, hingga harapan terhadap hasil Muktamar Ke-35 NU.
Usai mengikuti podcast, Prof. Junaidi menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi antara LPT PCNU Jombang dan PustakaJC.co. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk turut menyemarakkan muktamar sekaligus menyampaikan informasi mengenai perguruan tinggi NU kepada masyarakat.
“Saya sangat senang, sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan semacam ini. Ini bisa dikatakan sebagai side event dalam rangka menyemarakkan muktamar, ikut berbahagia dalam penyelenggaraan muktamar,” ujar Prof. Junaidi.
Ia menilai podcast tersebut dapat menjadi media untuk menyampaikan informasi kepada publik mengenai keberadaan dan perkembangan perguruan tinggi NU, khususnya di Jawa Timur.
Prof. Junaidi juga berharap kolaborasi antara LPT PCNU Jombang dan PustakaJC.co tidak berhenti pada momentum Muktamar Ke-35 NU.
“Mudah-mudahan kerja sama antara LPT PCNU Kabupaten Jombang dengan PustakaJC.co ini bisa terus dilaksanakan. Tidak hanya pada momen muktamar, tapi pada momen-momen yang lain,” katanya.
Media Dinilai Menjadi Mitra Strategis
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Junaidi menegaskan pentingnya hubungan antara lembaga pendidikan NU dan media. Ia menyebut media massa sebagai mitra dalam mengenalkan keberadaan dan aktivitas perguruan tinggi NU kepada masyarakat.
“Kami memang selalu berpandangan bahwa media massa itu adalah mitra. Mitra dalam rangka mengenalkan keberadaan kami,” tuturnya.
Menurutnya, kolaborasi antara LPT PCNU Jombang dan PustakaJC.co dapat membangun sinergi yang saling menguatkan. Aktivitas LPT PCNU Jombang dapat diketahui publik melalui pemberitaan dan ruang dialog yang disediakan media.
“Dengan begitu, apa yang dilakukan oleh LPT PCNU Jombang bisa diketahui oleh publik melalui PustakaJC.co dan orang juga akan semakin tahu keberadaan media ini,” lanjut Prof. Junaidi.
Ia menilai podcast menjadi salah satu ruang dialog yang dapat mempertemukan lembaga NU, perguruan tinggi, media dan masyarakat dalam pembahasan yang lebih dekat.
PTNU Harus Berjalan dalam Satu Barisan
Lebih jauh, Prof. Junaidi menyampaikan pandangannya mengenai arah pengembangan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) di Jawa Timur.
Ia mengatakan PTNU yang berada di bawah LPT PWNU Jawa Timur, termasuk yang berada di bawah koordinasi LPT PCNU Jombang, perlu terus memperkuat kolaborasi internal.
“Perguruan tinggi NU yang ada di bawah LPT PWNU Jawa Timur, tentunya yang ada di bawah LPT PCNU Kabupaten Jombang, itu ada dalam satu barisan langkah pengembangan, meningkatkan kolaborasi internal sesama PTNU untuk kemudian bisa maju bersama,” jelasnya.
Menurut Prof. Junaidi, kolaborasi antarpenguruan tinggi NU menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan PTNU. Kekuatan tersebut dapat dibangun melalui jejaring dan langkah bersama menghadapi berbagai tantangan pendidikan tinggi.
Momentum Muktamar Ke-35 NU, kata dia, juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat komitmen tersebut.
Menutup wawancara, Prof. Junaidi berharap Muktamar Ke-35 NU mampu menghasilkan keputusan yang memberikan kemaslahatan lebih luas bagi warga Nahdliyin dan bangsa Indonesia.
Ia juga berharap NU dapat terus memberikan kontribusi bagi peradaban dunia, sejalan dengan semangat yang diusung dalam muktamar.
“Kita berharap dari muktamar bisa menghasilkan keputusan-keputusan yang bisa memberikan kemaslahatan lebih banyak lagi untuk warga Nahdliyin, bangsa Indonesia, bahkan juga seperti tagline-nya NU sekarang, untuk peradaban dunia,” ujarnya.
Dalam konteks tersebut, ia menegaskan bahwa PTNU juga memiliki tanggung jawab untuk mengambil bagian.
“PTNU harus berkontribusi juga di situ,” tegasnya.
Menjelang petang, suasana teduh di Posko LPT PCNU Jombang menjadi latar dialog yang mempertemukan gagasan tentang pendidikan tinggi NU dan peran media. Di bawah rindangnya pohon-pohon jati, perbincangan berlangsung cair, namun membawa pesan kuat tentang pentingnya kolaborasi PTNU untuk bergerak dan berkembang bersama. (ivan)