SURABAYA, PustakaJC.co - Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menegaskan bahwa keramat bukanlah puncak kesuksesan dalam perjalanan spiritual seorang hamba. Hal tersebut disampaikan dalam pengajian rutin Syarah Al-Hikam di Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya.
Menurut Kiai Miftach, keramat merupakan kemampuan luar biasa yang dianugerahkan Allah SWT kepada para wali atau hamba pilihan. Namun, capaian tersebut semestinya dipahami sebagai batu lompatan untuk meraih kebaikan-kebaikan selanjutnya, bukan akhir dari pencapaian batin. Dilansir dari nu.or.id, Senin, (21/9/2026).
"Keramat itu bukan sebuah puncak kesuksesan, tetapi sesuatu yang masih punya kelanjutan," tegas Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah tersebut.