MALANG, PustakaJC.co - Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) kini resmi menginjak usia dua dekade. Bertempat di Pondok Pesantren An-Nur II Malang, Jawa Timur, ajang perjumpaan nasional para santri edisi ke-VI ini resmi dibuka pada Jumat, (2/10/2026) dengan membawa fokus baru: menggalakkan ekoteologi sebagai gerakan merawat bumi.
Kegiatan yang berlangsung pada 30 September hingga 6 Oktober 2026 ini diikuti oleh 4.524 pramuka santri dari seluruh penjuru Indonesia. Mengusung tema "Membentuk Karakter, Merawat Lingkungan, Meneguhkan Kebangsaan, dan Berdaya Saing Global", PPSN VI menandai pergeseran fokus kegiatan santri dari sekadar perburuan rekor MURI menuju aksi nyata pelestarian lingkungan hidup. Dilansir dari kemenag.go.id, Jumat, (2/10/2026)
Penyenlenggaraan tahun ini sekaligus menjadi sejarah baru sebagai PPSN perdana di bawah naungan Direktorat Jenderal Pesantren yang dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Agama No 16 Tahun 2026.
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat membuka acara menegaskan bahwa pesantren dan Gerakan Pramuka memiliki irisan misi mendasar dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian tak terpisahkan dari nilai-nilai keagamaan.