Mantan Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur itu menilai, kemandirian ekonomi masyarakat perlu ditopang dengan akses terhadap peluang usaha, pendampingan, dan kolaborasi lintas komunitas.
Penguatan gagasan tersebut juga sejalan dengan orasi ilmiah Kiai Zakki saat dikukuhkan sebagai guru besar di Universiti Geomatika Malaysia, Melaka, Malaysia. Orasi tersebut mengangkat tema “Ekosistem Usaha Pesantren Entrepreneur: Transformasi Pesantren dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Motor Penggerak dan Pusat Ekonomi Umat”.
Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Rouf mengapresiasi pencapaian akademik Kiai Zakki. Ia berharap gelar guru besar tersebut dapat diikuti dengan kontribusi yang semakin luas bagi masyarakat.
“Semoga ilmu dan gelar ini bermanfaat fid-dunya wal-akhirah. Sebaik-baik manusia adalah yang memberikan manfaat bagi sesamanya,” ujarnya.