Gus Kikin Kenang Peran Pesantren Sukorejo dalam Sejarah Kembalinya NU ke Khittah 1926

bumi pesantren | 29 Oktober 2026 09:51

Gus Kikin Kenang Peran Pesantren Sukorejo dalam Sejarah Kembalinya NU ke Khittah 1926
Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) saat menghadiri acara Haul Majemuk Masyayikh. (dok nuonline)

SITUBONDO, PustakaJC.co – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengingatkan kembali peran penting Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, dalam perjalanan sejarah Nahdlatul Ulama (NU), khususnya terkait keputusan kembali ke Khittah 1926.

 

Hal itu disampaikan Gus Kikin saat menghadiri Haul Majemuk Masyayikh dan Keluarga Besar Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Rabu, (28/10/2026).

 

Menurut Gus Kikin, Pesantren Sukorejo menjadi salah satu tempat bersejarah bagi NU, terutama saat Muktamar NU ke-27 pada 8–19 Desember 1984. Muktamar tersebut menjadi momentum penting bagi NU untuk kembali menegaskan jati dirinya sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan setelah sebelumnya terlibat dalam politik praktis. Dilansir dari nu.or.id, Kamis, (29/10/2026).

 

“Ini merupakan titik balik sejarah bagi NU untuk kembali ke Khittah 1926, dan keluar dari politik praktis. Oleh karena itu, NU kembali berkhidmah untuk membina umat ini,” kata Gus Kikin.