“Sedangkan lomba-lomba yang sengaja dibuat ini adalah cara jitu untuk melihat sejauh mana spontanitas dan kreativitas pada pengolahan ikan,” imbuhnya
Erma sapaan lekatnya menambahkan bahwa masyarakat kurang meminati konsumsi ikan karena dikarenakan bau amis yang susah hilang juga duri yang sangat dikhawatirkan tertelan.
“Mereka kurang memahami investasi bagi masa depan. Sehingga mereka hanya melihat sisi ekonominya saja. Pesan saya, konsumsilah ikan. Harga ikan variatif, pilihlah yang sesuai dengan kemampuan. Yang penting gizi terpenuhi dengan makan ikan,” pungkasnya
Dalam kesempatan ini juga diserahkan pula penghargaan Dinas Perikanan Terbaik dalam mendukung Peningkatan Konsumsi Ikan diberikan kepada Kabupaten Banyuwangi. Diserahkan pula penghargaan Unit Pengolahan Ikan (UPI) terbaik dalam mendukung peningkatan konsumsi ikan diberikan kepada PT. Kelola Mina Laut yang keduanya diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur selaku Ketua Harian Forikan Jawa Timur Dyah Wahyu Ermawati.
Juga diserahkan pula penghargaan Forikan Awards dengan beberapa kategori penghargaan yang diserahkan oleh Arumi Bachsin. Kategori penghargaan tersebut diantaranya kategori Forikan Pembina UKM Perikanan Terbaik diberikan kepada Kabupaten Tulungagung, kategori Forikan Gemarikan Teraktif diberikan kepada Kabupaten Pasuruan, kategori Forikan Program Kerja Teraktif diberikan kepada Kabupaten Mojokerto, kategori Forikan Promosi Teraktif diberikan kepada Kabupaten Magetan.