iSTTS Dorong Jurnalis Melek AI Beretika Lewat Bootcamp Intensif

komunitas | 05 Februari 2026 05:32

iSTTS Dorong Jurnalis Melek AI Beretika Lewat Bootcamp Intensif
Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif. (dok surabayapagi)

SURABAYA, PustakaJC.co – Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (iSTTS) memperkuat literasi kecerdasan buatan (AI) di kalangan jurnalis melalui Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist, Selasa, (3/2/2026). Kegiatan ini menekankan pemanfaatan AI yang etis, akurat, dan bertanggung jawab di tengah masifnya adopsi teknologi di ruang redaksi.

 

Puluhan jurnalis dari Surabaya dan Sidoarjo mengikuti pelatihan intensif yang digelar di Kampus iSTTS, Jalan Ngagel Jaya Tengah, Surabaya. Peserta berasal dari berbagai komunitas, di antaranya Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya, Forum Komunikasi Jurnalis Nahdliyin (FJN), Rumah Literasi Digital (RLD), Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas), serta jurnalis umum. Dilansir dari surabayapagi.com, Kamis, (5/2/2026).

 

Kepala Humas iSTTS Surabaya, Rara Dwi Yanti Handayani, menegaskan bahwa kehadiran AI dalam kerja jurnalistik tak terelakkan. Namun, ia mengingatkan pentingnya etika dan integritas profesi dalam setiap pemanfaatannya.

 

“AI bisa mempercepat dan mempermudah kerja jurnalis. Tapi akurasi, verifikasi, dan nurani tetap menjadi tanggung jawab manusia. Karena itu, iSTTS memfasilitasi ruang belajar agar AI digunakan tanpa mengorbankan prinsip jurnalistik,” ujarnya.