128 Tim Bertarung di Piala Kapolres Tegal Mobile Legends dan Free Fire Jadi Magnet Utama

komunitas | 01 Maret 2026 19:09

128 Tim Bertarung di Piala Kapolres Tegal Mobile Legends dan Free Fire Jadi Magnet Utama
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo saat membuka turnamen esport piala Kapolres Tegal. (dok suaraindonesia)

 

 

TEGAL, PustakaJC.co – Sebanyak 128 tim esport ambil bagian dalam Turnamen Piala Kapolres Tegal yang digelar di GOR Indoor Trisanja Slawi, Kabupaten Tegal, Minggu, (1/3/2026). Kompetisi ini menjadi ajang pembinaan sekaligus wadah penyaluran bakat generasi muda di bidang olahraga digital.

 

Turnamen resmi dibuka Kapolres Tegal, Bayu Prasatyo, dan dihadiri Wakapolres M. Iskandarsyah, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, pejabat Disporapar Kabupaten Tegal, Plt Kepala Dikbud Kabupaten Tegal, jajaran pejabat utama Polres Tegal, para Kapolsek, Ketua KONI, serta Ketua Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Tegal. Dilansir dari suaraindonesia.co.id, Minggu, (1/3/2026).

 

Kejuaraan ini mempertandingkan dua gim populer, yakni Mobile Legends: Bang Bang dan Free Fire. Sebanyak 64 tim Mobile Legends diikuti 320 peserta, sedangkan 64 tim Free Fire diikuti 256 peserta yang berasal dari wilayah eks Karesidenan Pekalongan.

 

 

 

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengatakan, turnamen esport merupakan langkah positif dalam mendorong potensi generasi muda sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

 

“Esport merupakan cabang olahraga yang menuntut strategi tim, konsentrasi tinggi, serta sportivitas. Saya berharap kegiatan ini dapat melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tegal di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.

 

Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda agar dapat menyalurkan minat dan bakat ke arah yang positif, kreatif, dan produktif.

 

Ketua ESI Kabupaten Tegal, Zaenal Mutaqin, turut mengapresiasi dukungan Polres Tegal dalam memajukan ekosistem esport di daerah. Ia berharap turnamen ini dapat menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus mempererat silaturahmi antar pelajar dan komunitas esport.

 

 

Selain pertandingan, Polres Tegal juga memberikan pembekalan kepada peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung. Petugas juga menyampaikan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, larangan menyalakan petasan, serta pentingnya menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan konflik atau tawuran.

 

Turnamen Piala Kapolres Tegal ini diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet-atlet esport berbakat dari daerah yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi, sekaligus memperkuat peran esport sebagai olahraga prestasi di kalangan generasi muda. (ivan)