Ia menjelaskan terdapat tiga jenis cadangan energi, yakni cadangan strategis, cadangan penyangga energi, dan cadangan operasional. Cadangan 20–23 hari yang selama ini disebut merupakan cadangan operasional yang disediakan badan usaha seperti Pertamina.
Cadangan operasional tersebut terus diperbarui karena ketika stok digunakan, perusahaan akan kembali memasok dari sumber produksi maupun impor. Sementara itu, cadangan penyangga energi bersifat mandatori dan disediakan pemerintah sesuai kemampuan keuangan negara.
Ketentuan mengenai cadangan penyangga energi diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2024 tentang Cadangan Penyangga Energi.
Kholid juga memastikan ketersediaan BBM menjelang Idulfitri dalam kondisi aman. Cadangan Pertalite bahkan mencapai sekitar 28 hari dan Pertamax sekitar 29 hari, sementara stok Avtur juga dipastikan tercukupi.
“Yang disebut sekitar 20 hari itu stok sirkuler. Jadi keluar masuk. Begitu ada barang keluar, ada barang yang masuk,” ujarnya.