Produk bensin yang dihasilkan didominasi hidrokarbon rantai pendek (C5–C11), yang merupakan komponen utama bensin komersial. Selain itu, gas hasil samping dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar pemanas reaktor, sementara residu cair dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif lain sehingga menciptakan proses produksi yang minim limbah.
“Karena karakteristiknya yang menyerupai oli atau minyak jelantah, residu cair itu bisa dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar kompor,” katanya.
Penelitian ini juga memperhatikan aspek lingkungan melalui pendekatan life cycle assessment (LCA), yang menunjukkan bahwa biogasoline dari sawit memiliki jejak karbon yang lebih rendah dan sejalan dengan prinsip energi bersih serta berkelanjutan.