Arumi Bachsin Pastikan Program PKK Jatim Tetap Berjalan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

komunitas | 14 April 2026 17:49

Arumi Bachsin Pastikan Program PKK Jatim Tetap Berjalan di Tengah Tekanan Ekonomi Global
Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin memimpin rapat kerja dan halal bihalal bersama jajaran pengurus di Kantor TP PKK Jatim, Surabaya.

SURABAYA, PustakaJC.co - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin, menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan program prioritas meski dihadapkan pada efisiensi anggaran dan dampak gejolak geopolitik global.

 

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Halal Bihalal TP PKK Jatim di Kantor TP PKK Provinsi Jawa Timur, Senin (13/4).

 

“Di tengah penyesuaian anggaran dan dinamika global, Jawa Timur harus tetap punya semangat mengawal program yang menyentuh langsung masyarakat,” ujar Arumi.

 

 

Ia menilai, tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi menghadapi perubahan sosial dan ekonomi. Menurutnya, dampak gejolak global lambat laun akan dirasakan hingga ke tingkat keluarga.

 

“Indonesia saat ini masih cukup kuat dalam memberikan subsidi BBM dibanding negara Asia Tenggara lain. Namun kondisi ini tidak akan selamanya. Dampaknya pasti sampai ke keluarga,” jelasnya.

 

Arumi menekankan pentingnya strategi penguatan peran ibu rumah tangga agar mampu menghadapi tekanan ekonomi. Ia menyebut, budaya hidup hemat sebenarnya sudah melekat, namun perlu diperkuat dengan pendekatan yang lebih terarah dan kolaboratif.

 

Di sisi lain, capaian penurunan stunting di Jawa Timur dinilai cukup signifikan. Dalam periode 2018–2024, prevalensi stunting turun dari 32,8 persen menjadi 14,7 persen, atau berkurang 18,1 poin persentase. Angka ini berada di bawah rata-rata nasional sebesar 19,8 persen.

 

“Ini hasil kerja keras bersama. Tapi jika tidak kita jaga, terutama di tengah perubahan prioritas keluarga akibat tekanan ekonomi, kondisi ini bisa kembali memburuk,” tegasnya.

 

 

 

Selain itu, Arumi juga menyoroti pentingnya penguatan UMKM berbasis rumah tangga. Menurutnya, perubahan kecil pada harga bahan dapat berdampak besar terhadap usaha, sementara daya beli masyarakat cenderung tertahan.

 

“UMKM harus didukung strategi yang tepat dan kolaborasi lintas sektor. Literasi digital keluarga serta kualitas pendidikan dan pengasuhan anak juga harus diperkuat,” ujarnya.

 

Menutup sambutannya, Arumi berharap TP PKK Jatim semakin solid pasca-Ramadhan 1447 Hijriah, sehingga program yang dijalankan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

 

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya mohon maaf lahir batin. Semoga kebersamaan ini semakin memperkuat langkah kita ke depan,” pungkasnya. (ivan)